Skip links

Mau Membangun Company Branding? Wajib Hindari Hal ini!

“Company branding sangat penting bagi sebuah bisnis sehingga perlu dibuat semaksimal mungkin agar dapat menguatkan merek dan memudahkan pemasaran kedepannya. Terkhusus Anda yang akan membangun company branding, berikut ini kami berikan tips mengenai beberapa hal yang wajib Anda hindari untuk membantu Anda dalam pembuatan company branding yang tepat, proporsional, dan profesional.”

Saat membangun perusahaan, kebanyakan para pendiri terlalu memikirkan produk/ jasa mereka untuk menghasilkan uang. Tetapi, produk/ jasa bukanlah satu-satunya hal yang penting saat membangun perusahaan. Ada satu hal lagi yang wajib untuk dikerjakan pula, yaitu membangun company branding. Company branding ini berperan dalam menciptakan pencitraan merek bisnis yang cerdas dan profesional untuk membantu bisnis Anda tampil menonjol dari persaingan. 

Adapun elemen yang termasuk dalam company branding ini sendiri antara lain nama merek, logo, slogan/ tagline, warna, company profile, desain produk dan kemasan, materi iklan, website, dsb. Yang mana dalam company branding tersebut juga memuat dan merepresentasikan nilai-nilai penting perusahaan seperti prioritas bisnis, target pasar, komitmen, visi misi, inovasi, kualitas, dll.

Membangun sebuah company branding memang tidaklah mudah. Ada banyak hal yang perlu Anda perhatikan dan pikirkan secara matang. Pasalnya ia akan terus melekat pada perusahaan Anda. Jangan sampai alih-alih ingin membangun brand image yang baik, justru persepsi negatif yang akan Anda dapatkan. Apalagi brand image yang telah terbentuk biasanya akan sulit untuk diubah.

Jadi, dari awal memang harus dibuat dengan penuh perhatian dan strategi untuk menghindari kesalahan Maka dari itu, simak hal-hal yang wajib untuk Anda hindari ketika membangun sebuah company branding berikut ini:

Tidak jujur dalam mendeskripsikan bisnis 

Bertindak dengan jujur merupakan salah satu langkah jitu yang otomatis membantu Anda menghasilkan dan meningkatkan produk atau layanan yang lebih baik bagi customer. Hindari mendefinisikan bisnis Anda tanpa kejujuran. Karena jika suatu saat customer mengetahui bahwa apa yang Anda katakan tidak sesuai dengan apa yang sebenarnya Anda miliki, maka kepercayaan mereka terhadap bisnis Anda pun bisa menurun secara drastis. 

Meniru branding kompetitor dan terlalu fokus pada kompetitor

Jika Anda berpikir akan meniru branding kompetitor yang telah terkenal untuk memudahkan brand Anda terkenal juga itu adalah kesalahan fatal. Hal tersebut justru akan memudahkan customer membandingkan Anda dengan kompetitor yang Anda tiru. Anda sebagai pendatang baru pun tentu akan kesulitan memenangkan perbandingan dan persaingan itu.

Oleh karenanya, kuatkan identitas merek Anda sendiri. Jika ada sesuatu milik kompetitor yang tidak masuk akal bagi Anda, jangan ikuti hanya karena sedang populer atau sedang tren. Coba fokuslah untuk melakukan riset dan menganalisa kondisi industri Anda saat ini, target pasar, mencari tahu kekuatan dan kekurangan/ kelemahan pesaing. Setelahnya Anda bisa menghadirkan inovasi yang membuat bisnis Anda terlihat berbeda dan memiliki nilai tambah dibanding kompetitor.

Tidak konsistensi

Jangan buru-buru dan sering mengubah logo/ warna khas, atau elemen branding lain tanpa alasan yang jelas. Bayangkan jika logo Anda tampil secara berbeda dalam setiap tindakan pemasaran, tentu ini akan membuat customer sulit mengenali dan mengingat merek Anda.

Bertindak secara konsisten adalah kunci sukses branding. Elemen branding Anda harus jelas dan sama di setiap interaksi bisnis yang dialami oleh setiap pemangku kepentingan. Dengan menjadi konsisten, pengenalan merek lebih cepat dan membantu membangun hubungan yang kuat antara pesan, nilai inti, dan elemen visual merek Anda.

Tetapi ingat, menjadi konsisten bukan berarti Anda tidak bisa berubah. Setelah reputasi merek Anda terbangun di kemudian hari, Anda pun dapat mengubahnya untuk terus berkembang.

Mengesampingkan aspek visual desain branding

Elemen company branding adalah titik kontak pertama Anda dengan pemangku kepentingan. Itu menjadi hal pertama yang dilihat orang dan digunakan orang untuk membangun kepercayaan kepada bisnis Anda. Selain itu, bukan rahasia lagi bahwa kebanyakan orang pertama kali menilai sesuatu dari sisi tampilannya. Ini lah kesempatan Anda untuk mencuri perhatian customer dari awal dengan memperhatikan gaya visual atau merek Anda.

Jangan mendesain elemen branding maupun materi promosi lainnya secara biasa-biasa saja. Namun, buatlah semenarik mungkin, sesuai dengan citra brand Anda dan tentunya sesuai dengan target audiens. Adapun manfaat jika Anda mengedepankan estetika visual desain branding antara lain:

  • Membuat merek/ bisnis Anda terlihat profesional.
  • Meningkatkan kredibilitas, membuat orang percaya pada apa yang Anda lakukan dan katakan.
  • Memudahkan untuk memikat customer yang tepat.
  • Mempromosikan pengakuan merek dan membedakan Anda dari kompetisi. 

Tidak menyelaraskan branding secara online & offline

Kehadiran online adalah suatu keharusan karena sebagian besar pelanggan lebih mudah menjangkau merek Anda melalui salah satu platform media online. Untuk itu, media sosial Instagram dan Facebook serta situs web perusahaan adalah media yang jangan sampai Anda lewatkan begitu saja. Karena ketiga media tersebut paling populer dan banyak penggunanya. 

Disisi lain, jangan lupakan untuk mengkombinasikan saluran online dan offline ke dalam materi branding Anda. Jangan membuat website perusahaan yang tampak ‘jadul’ yang terlihat usang sementara kantor Anda berkonsep modern nan cozy. Dengan kata lain, sebaiknya berikan pengalaman yang sama kepada customer saat berinteraksi dengan bisnis Anda ketika mereka mengakses bisnis Anda secara online maupun offline. Dengan keselarasan tersebut, customer pun dapat merasakan kesan yang lebih mendalam. Dan pada akhirnya tertarik untuk bekerja sama dengan Anda.

Itulah 5 tips dalam membangun company branding yang perlu Anda perhatikan. Sederhana bukan? Ya, mungkin tidak.

Membangun company branding mencakup seluruh proses kreatif nan filosofis yang tidak sederhana. Tetapi dengan mengingat tips diatas, harapan kami setidaknya dapat membantu Anda mendefinisikan maupun menghidupkan kembali nilai-nilai brand Anda. Semoga bermanfaat!

*Ingin membangun company branding tetapi tidak memiliki sumber daya? Hubungi tim kami untuk informasi lebih lanjut tentang layanan logo, company profile (web dan buku), dan paket branding lain yang tersedia!