
Grapiku membangun website bimafeed.com sebagai company profile sekaligus meningkatkan penjualan pakan sapi hingga 1.000 ton/ bulan melalui sistem keagenan.

Bima Feed adalah merek pakan ternak ruminansia produksi UD Munir Jaya untuk sapi, kambing, domba, dan kerbau. Produknya dikembangkan untuk mempercepat pertumbuhan ternak, meningkatkan kualitas karkas, dan mendukung produktivitas peternakan.
Bima Feed berawal dari pengalaman Munir sebagai peternak di Tuban yang kesulitan memperoleh pakan lokal. Ia kemudian mengembangkan pakan konsentrat untuk ternaknya sendiri dan memasarkannya dengan merek Bima Feed pada 2017.

Sebagai merek yang diluncurkan pada 2017, Bima Feed perlu mempercepat penetrasi pasar dan membangun kepercayaan di tengah perusahaan pakan ternak yang telah lebih dahulu dikenal.
Bima Feed membutuhkan kanal digital untuk memperkenalkan keunggulan produk, memberikan edukasi yang dekat dengan kebutuhan peternak, serta menarik calon agen sebagai jaringan distribusi di berbagai wilayah.
Objektif Utama
Membangun website brand marketing untuk meningkatkan awareness dan memperluas penjualan Bima Feed melalui sistem keagenan.
Sebagai pemain baru, Bima Feed perlu memperluas pengenalan merek dan penjualan secara nasional. Namun karakter produk yang berat (50 kg/ karung) membuat penjualan langsung dari pabrik ke peternak kurang efisien, sehingga digitalisasi perlu membangun permintaan sekaligus memperkuat distribusi melalui agen.
Diluncurkan pada 2017, Bima Feed perlu membangun awareness dan kepercayaan di tengah merek pakan ternak yang telah lebih dahulu dikenal.
Peternak membutuhkan informasi yang jelas mengenai sasaran produk, komposisi, kandungan gizi, serta cara penggunaan sebelum memutuskan pembelian.
Bima Feed membutuhkan sistem untuk menarik calon agen sekaligus membantu peternak menemukan lokasi pembelian terdekat.

Produk seberat 50 kg membuat biaya pengiriman langsung dari pabrik berpotensi lebih mahal dibandingkan harga produknya.
Grapiku membangun bimafeed.com sebagai company profile sekaligus website brand marketing yang melayani dua audiens utama. Peternak memperoleh informasi produk, edukasi, akses konsultasi, dan lokasi agen terdekat. Calon agen mendapatkan informasi peluang keagenan serta kanal untuk terhubung langsung dengan Bima Feed.
Website tidak mengarahkan seluruh pembelian langsung ke pabrik. Permintaan dibangun melalui edukasi dan pengenalan produk, sedangkan akses pembelian diperluas melalui agen di berbagai wilayah. Strategi ini memungkinkan awareness dan jaringan distribusi tumbuh secara bersamaan.
Penyelarasan tujuan bisnis, target pengguna, positioning, serta kebutuhan utama website Bima Feed. Tahap ini juga mencakup pemetaan tantangan komunikasi, prioritas fitur, dan KPI proyek.
Analisis kompetitor langsung dan tidak langsung untuk memetakan benchmark visual, struktur informasi, fitur, positioning, serta peluang diferensiasi Bima Feed.
Perancangan arsitektur informasi sesuai user journey peternak (B2C) maupun distributor dan agen (B2B).
Strukturisasi konten ke dalam wireframe. Fokus pada navigasi, hierarki informasi halaman produk, artikel hingga landing page keagenan.
Implementasi sistem visual sesuai brand guideline. Sehingga desain komponen UI konsisten untuk seluruh halaman.
Pembangunan website dinamis di atas WordPress custom. Mencakup pengembangan katalog produk, pengembangan konten, integrasi hingga optimasi kode secara efisien.
Pengujian menyeluruh lintas device dan browser. Pemindahan ke domain bimafeed.com, integrasi analitik, keamanan, dan SEO dasar. Serta sesi pelatihan tim Bima Feed untuk pengelolaan konten mandiri.

Tampilan website dikembangkan sesuai identitas visual Bima Feed untuk membangun kesan profesional sekaligus dekat dengan peternak. Profil perusahaan, perjalanan brand, kapasitas produksi, dan keunggulan produk disusun untuk memperkuat kepercayaan terhadap Bima Feed.

Riset menunjukkan peternak berfokus pada sasaran produk, komposisi, dan kandungan gizi. Karena itu, halaman produk dirancang to the point dengan penjelasan singkat, tabel nutrisi, manfaat, serta cara penggunaan yang mudah dipahami.
Tombol konsultasi dan pemesanan tetap terlihat saat halaman digulir agar peternak dapat langsung menghubungi Bima Feed setelah memahami produk.

Sistem keagenan dikembangkan untuk menjalankan dua fungsi sekaligus: membantu peternak menemukan produk dan mengakuisisi agen baru sebagai perluasan jaringan distribusi Bima Feed.

Website dikembangkan sebagai ruang belajar dan interaksi yang mendekatkan Bima Feed dengan peternak, bukan hanya sebagai kanal promosi produk. Selain itu ekosistem ini juga sebagai ujung tombak visibilitas Bima Feed di mesin pencari dan sosial media
Pustaka Bima
Kumpulan artikel peternakan yang terstruktur untuk membantu peternak mempelajari pengelolaan ternak secara mandiri.
Tanya Om Bima
Kanal konsultasi yang menghubungkan peternak dengan pakar peternakan berdasarkan wilayah terdekat.
Event Bima
Portal informasi webinar, temu peternak, serta kegiatan internal maupun eksternal yang melibatkan komunitas peternakan.

Website dirancang responsif untuk mayoritas peternak yang mengakses informasi melalui smartphone. Tata letak, hierarki konten, gambar, dan elemen interaktif dioptimalkan agar tetap mudah digunakan pada berbagai ukuran layar smartphone dan kondisi koneksi terutama wilayah pedesaan hingga pegunungan.
Website mendukung proses marketing dan meningkatkan konversi penjualan lebih dari 1000 ton per bulannya.
Landing page pendaftaran berhasil mengubah minat keagenan menjadi database prospek yang dapat ditindaklanjuti.
Floating CTA di setiap laman memperpendek alur dari eksplorasi konten menuju konsultasi dan pemesanan.
