
User & Stakeholder Discovery
Menggali kebutuhan pengguna dan stakeholder melalui diskusi, observasi proses, serta peninjauan terhadap sistem yang berjalan saat ini.
Grapiku membantu perusahaan menerjemahkan proses bisnis, kebutuhan pengguna, dan prioritas fitur menjadi rancangan UI/UX serta prototipe interaktif yang siap diuji sebelum memasuki tahap development.

210+ perusahaan tumbuh bersama Grapiku
Ide yang terlihat menjanjikan belum tentu menjawab masalah pengguna. Tanpa riset dan pemetaan kebutuhan, produk berisiko dibangun berdasarkan asumsi serta tidak memberikan manfaat yang benar-benar dibutuhkan.
Terlalu banyak fitur pada tahap awal membuat ruang lingkup melebar, biaya meningkat, dan tujuan utama produk menjadi kabur. MVP membantu menentukan fitur prioritas yang paling penting untuk diuji terlebih dahulu.
Informasi yang tersebar di berbagai spreadsheet, dokumen, dan kanal komunikasi membuat data sulit diperbarui, ditelusuri, dan digunakan bersama oleh setiap tim.
Produk yang hanya mengejar kelengkapan fungsi tanpa memperhatikan usability dapat terasa rumit dan tidak sesuai dengan kebiasaan pengguna. Akibatnya, produk tersedia tetapi tingkat adopsinya rendah.
Memetakan kebutuhan agen, sales, dan tim internal dalam menemukan serta menggunakan kembali aset brand sebagai dasar perancangan produk.
SelengkapnyaMemetakan proses order, permit, plant handling, dan pemenuhan pesanan untuk menentukan alur serta fitur utama yang perlu dirancang lebih dahulu.
SelengkapnyaMenyatukan berbagai jadwal kapal dari banyak spreadsheet ke dalam satu dashboard agar informasi dapat dikelola dan digunakan tim penjualan secara lebih efisien.
SelengkapnyaMerancang struktur informasi dan alur layanan berdasarkan kebutuhan pasien agar portal lebih mudah dipahami dan digunakan untuk mengakses layanan rumah sakit.
SelengkapnyaMVP dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan pengguna, tujuan bisnis, kemudahan penggunaan, dan kesiapan teknis agar menjadi fondasi yang jelas sebelum platform dikembangkan.
Memahami masalah, kebutuhan, dan konteks pengguna untuk memastikan platform menyelesaikan persoalan yang tepat dan memberikan manfaat nyata.

Menggali kebutuhan pengguna dan stakeholder melalui diskusi, observasi proses, serta peninjauan terhadap sistem yang berjalan saat ini.

Merumuskan masalah utama yang perlu diselesaikan agar pengembangan produk tidak hanya berangkat dari asumsi.

Memetakan perjalanan pengguna dari awal hingga tujuan akhir untuk menemukan kebutuhan, hambatan, dan peluang perbaikan pengalaman.
Menyelaraskan rancangan produk dengan tujuan, proses, dan prioritas perusahaan agar MVP memberikan nilai sejak versi awal.

Menentukan tujuan bisnis yang perlu didukung platform, baik untuk meningkatkan efisiensi, visibilitas data, kualitas layanan, maupun peluang pendapatan.

Merumuskan manfaat utama produk bagi perusahaan dan pengguna sebagai dasar dalam menentukan arah pengembangan.

Mengelompokkan fitur berdasarkan tingkat kebutuhan dan dampaknya agar MVP berfokus pada fungsi yang paling penting terlebih dahulu.

Menentukan indikator awal untuk mengevaluasi apakah produk berhasil menyelesaikan masalah dan mencapai tujuan yang ditetapkan.
Merancang struktur informasi dan interaksi yang sesuai dengan cara kerja pengguna agar platform dapat digunakan secara efektif dalam aktivitas sehari-hari.

Menyusun hierarki informasi, modul, navigasi, dan hubungan antarkonten agar platform mudah dipahami.

Merancang langkah yang dilalui setiap pengguna untuk menyelesaikan tugas secara jelas dan efisien.

Membentuk struktur setiap halaman dan penempatan fungsi utama sebelum masuk ke tahap visual.

Menghubungkan setiap layar menjadi prototipe interaktif agar alur, interaksi, dan pengalaman produk dapat dievaluasi sebelum development.
Mempertimbangkan ruang lingkup, konsistensi desain, dan kebutuhan teknis agar rancangan dapat diterjemahkan menjadi platform secara efisien.

Membangun komponen, pola antarmuka, dan pedoman visual yang konsisten agar desain lebih mudah dikembangkan dan diperluas.

Menyiapkan rancangan, komponen, state, interaction notes, dan spesifikasi desain sebagai acuan bagi tim development.
Belum yakin fitur, UI, dan UX apa yang perlu diprioritaskan?
Diskusikan kebutuhan pengguna, proses bisnis, dan tujuan produk bersama tim kami.

Menggali tujuan bisnis, proses yang berjalan, kebutuhan stakeholder, karakteristik pengguna, serta kendala teknis untuk memahami masalah yang perlu diselesaikan oleh produk.
Merumuskan nilai utama produk, memetakan peran pengguna, menentukan modul, serta memprioritaskan fitur yang perlu dirancang pada versi awal.
Menyusun information architecture, hubungan antarmodul, user journey, dan user flow agar setiap pengguna dapat mencapai tujuannya melalui alur yang jelas.
Membentuk struktur setiap layar dalam wireframe, kemudian mengevaluasi alur, kelengkapan informasi, dan fungsi utama bersama stakeholder sebelum masuk ke desain visual.
Menentukan arah visual serta merancang antarmuka, komponen, state, dan pola interaksi yang konsisten agar platform mudah digunakan dan dikembangkan.
Menghubungkan setiap layar menjadi prototipe interaktif untuk menguji alur, interaksi, dan kemudahan penggunaan, lalu menyempurnakannya berdasarkan hasil evaluasi.
Menyiapkan file desain, komponen, spesifikasi, interaction notes, dan kebutuhan teknis sebagai acuan bagi tim development dalam membangun platform.
Empat langkah untuk mengubah kebutuhan bisnis menjadi rancangan produk digital yang terstruktur, tervalidasi, dan siap dikembangkan.
Diskusikan proses bisnis, masalah pengguna, tujuan produk, serta gambaran platform yang ingin dikembangkan bersama tim kami.
Kami akan mempelajari kebutuhan utama serta memberikan gambaran awal mengenai pengguna, alur, fitur prioritas, dan ruang lingkup perancangan.
Menerima proposal yang mencakup pendekatan, ruang lingkup, deliverables, estimasi waktu, dan investasi secara transparan.
Setelah proposal disetujui, proyek dimulai melalui sesi kick-off, pendalaman kebutuhan, dan penyelarasan prioritas bersama stakeholder.
Tahun Pengalaman
Proyek Digital Diluncurkan
Klien dari Berbagai Sektor
Satu sesi untuk memahami ide produk, proses bisnis, dan kebutuhan pengguna, sekaligus menentukan ruang lingkup MVP yang tepat sebelum development dimulai.
MVP Design adalah proses merancang versi awal produk digital dengan berfokus pada masalah utama pengguna, tujuan bisnis, dan fitur yang paling penting. Hasilnya berupa struktur produk, alur pengguna, desain antarmuka, serta prototipe interaktif yang dapat divalidasi sebelum memasuki tahap development.
Proses MVP Design umumnya membutuhkan waktu 6 sampai 10 minggu. Durasi menyesuaikan kompleksitas proses bisnis, jumlah peran pengguna, cakupan modul, serta kecepatan validasi bersama stakeholder.
Biaya ditentukan berdasarkan kompleksitas platform, jumlah pengguna dan modul, kedalaman riset, serta deliverables yang dibutuhkan. Estimasi disusun setelah eksplorasi awal agar ruang lingkup dan investasi tetap relevan.
Belum. Layanan ini berfokus pada perancangan produk, mulai dari pemetaan kebutuhan hingga prototipe dan design handoff. Development dapat dilanjutkan bersama Grapiku melalui layanan Digital Platform Development atau dikerjakan oleh tim developer perusahaan.
Tidak. Peringkat dipengaruhi algoritma, kompetisi, dan berbagai faktor eksternal. Setiap program SEO Grapiku berfokus pada pencarian yang relevan dan konversi lead, bukan sekadar mengejar ranking dan traffic. Hasil diukur melalui visibilitas, traffic berkualitas, dan peluang bisnis yang dihasilkan.
Deliverables dapat mencakup pemetaan kebutuhan, prioritas fitur, information architecture, user flow, wireframe, UI design system, prototipe interaktif, hasil validasi, dan design handoff. Detailnya disesuaikan dengan kebutuhan setiap proyek.
Tidak. Proyek dapat dimulai dari masalah operasional, proses manual, atau gagasan produk yang masih awal. Kami membantu menerjemahkannya menjadi struktur produk, alur pengguna, dan fitur prioritas yang lebih jelas.
Jika akses terhadap pengguna tersedia, kami dapat melibatkan pengguna melalui wawancara, observasi proses, atau usability testing. Jika tidak, validasi dapat dilakukan bersama stakeholder dan perwakilan pengguna yang memahami proses terkait.
Tidak selalu. MVP bukan sekadar produk dengan sedikit fitur, tetapi versi awal dengan fungsi yang paling penting untuk menyelesaikan masalah utama pengguna. Cakupannya ditentukan berdasarkan nilai, prioritas, dan kelayakan pengembangan.
Bisa. Hasil desain disiapkan dengan struktur, komponen, state, spesifikasi, dan catatan interaksi sebagai acuan bagi tim developer internal maupun partner teknologi perusahaan.
Bisa. UI design system dan struktur produk disiapkan sebagai fondasi agar modul, fitur, serta pengalaman pengguna dapat dikembangkan secara bertahap sesuai hasil validasi dan kebutuhan bisnis berikutnya.