Skip links

Apa Pentingnya Mahasiswa Mempunyai Website?

Masa perkuliahan bagi mahasiswa tak hanya menjadi waktu untuk sekedar belajar di dalam kelas secara formal. Di luar kampus mahasiswa dituntut untuk kreatif, inovatif, dan melatih skill yang ia minati secara mandiri. Terutama skill yang hanya bisa didapatkan di luar kampus. Seperti kepemimpinan, public speaking, dan skill untuk mendapatkan penghasilan sendiri dengan kemudahan yang sudah tersedia.

Di era digitalisasi ini tentunya, begitu banyak kemudahan yang bisa didapatkan mahasiswa untuk mengakses jurnal, bacaan pendukung perkuliahan, up to date informasi atau berita, sarana hiburan dan juga kesempatan untuk mendapatkan penghasilan secara mandiri. Penghasilan bisa didapat dari manapun. Apalagi di zaman yang serba online seperti sekarang ini, penghasilan yang bisa didapatkan mahasiswa di antaranya yaitu melalui website.

Keberadaan website memberikan banyak keuntungan untuk masyarakat, tak terkecuali untuk kalangan mahasiswa. Lalu bagaimana penjelasan pentingnya mahasiswa mempunyai website? Apa saja keuntungan yang bisa diperoleh jika mahasiswa mempunyai website?

Sarana Menulis dan Berbagi Tulisan

Menulis adalah kegiatan yang tak jauh dari aktivitas mahasiswa. Di internal kampus misalnya, hampir setiap hari mahasiswa dituntut untuk menulis dan membaca. Makalah, paper, review, resume, maupun tulisan yang sifatnya tulisan ringan, seperti cerpen dan puisi. Ditambah bagi mahasiswa yang memiliki passion di dunia tulis-menulis, tentunya dengan hadirnya website, minat dan bakat mereka akan mudah tersalurkan.

Beragam tulisan yang diposting dan dipublish di website mahasiswa tersebut, lambat laun akan mendatangkan penghasilan. Dan tidak menutup kemungkinan, website yang awalnya menjadi lahan menulis para mahasiswa, berubah menjadi website rujukan orang-orang untuk mengakses dan membaca tulisan yang dibutuhkan. Tak hanya itu, dengan adanya website yang kemungkinan besar setiap hari diakses orang, tak menutup kemungkinan bisa mendatangkan tawaran untuk menerbitkan seluruh tulisan yang telah Anda publish.

Sebagai Portofolio

Portofolio kini menjadi hal yang cukup penting untuk mahasiswa yang hendak melangkah ke jenjang karir. Bagi para mahasiswa yang telah menemukan minat bakat atau passionnya, bisa mengumpulkan, dan mempublikasi karyanya melalui website pribadi. Hal tersebut akan sangat menguntungkan, karena mahasiswa bisa memamerkan secara luas karya-karya yang telah dimiliki. Misalnya, tulisan berupa cerpen, puisi, esai, desain gambar & grafis, karikatur maupun kumpulan video.

Membagikan Resume

Masih berhubungan dengan tulisan yang bisa dipublish mahasiswa melalui website. Dengan adanya website pribadi, mahasiswa bisa membuat biografi dan riwayat hidup. HRD (Human Resource Development) yang bertugas untuk menerima, menangani maupun menyeleksi calon pekerja atau karyawan akan sangat mudah untuk mengakses riwayat hidup yang telah Anda buat. Hal ini akan menjadi nilai plus tersendiri.

Merintis, Mengembangkan Bisnis dan Startup

Seperti yang telah kami singgung sebelumnya, di era digital ini yang mana hampir seluruh mahasiswa merupakan generasi Millenial sangat dimanjakan oleh teknologi. Apalagi semenjak hadirnya internet. Bisnis apapun bisa dilakukan dengan bantuan internet dan website. Bagi mahasiswa yang memiliki target karir menjadi wirausaha, website sangat membantu untuk memasarkan, mempromosikan produk yang hendak Anda jual. Jangkauannya pun tak main-main. Tidak hanya lingkup lokal, bahkan produk Anda bisa dilihat dengan jangkauan antar negara.

Terkait startup, kini bisnis tersebut kian menjamur di masyarakat. Tak terkecuali pembuatnya yaitu dari kalangan mahasiswa. Mahasiswa akan sangat terbantu untuk meluaskan jangkauan startup melalui website. Dengan adanya website, para founder juga akan dipermudah untuk mencari investor dalam membantu pendanaan startup yang telah dirintis.

Jadi, ayo.. Tunggu apa lagi. Ada banyak keuntungan website untuk mahasiswa. Hanya bermodal kesungguhan, dan ketekunan dalam menjalani passion, tak akan lama lagi, kesuksesan ada di depan mata. Tak perlu menunggu tua untuk menjadi sukses, selagi muda bisa, kenapa tidak?

Tim Grapiku

Return to top of page