SURABAYA - Sepanjang tahun 2020 hingga 2023, Grapiku telah mengambil peran penting sebagai mitra strategis resmi dalam program AIP-PRISMA (The Australia-Indonesia Partnership for Promoting Rural Income through Support for Markets in Agriculture). Program multi-tahun di bawah naungan Australia-Indonesia Partnership for Rural Economic Development (AIP-Rural) ini berfokus pada peningkatan pendapatan petani dan peternak di pedesaan melalui dukungan akses pasar yang komprehensif.

Selama tiga tahun kemitraan tersebut, Grapiku dipercaya untuk mengeksekusi strategi digital marketing 360 derajat guna mendongkrak performa bisnis para pelaku industri pakan ternak (feedmill) dan kesehatan hewan di Indonesia. Dukungan yang diberikan mencakup pembangunan ekosistem digital, riset pasar, peningkatan kapasitas SDM, hingga manajemen krisis komunikasi saat pandemi.

Pengembangan Ekosistem Digital dan Aset Kreatif

Dalam pilar pengembangan ekosistem digital yang meliputi website development, website revamp, hingga website management rutin, Grapiku telah sukses membantu digitalisasi berbagai perusahaan ternama. Klien yang tergabung dalam pilar ini meliputi PT Sinta Prima Feedmill, PT Sreeya Sewu Indonesia, PT Cipta Ternak Indonesia (CTS), KJUB Puspetasari (Nutrifeed), Bima Feed, dan Fermenfeed.

Grapiku juga merancang berbagai aset krusial seperti Company Profile dan Digital Sales Kit untuk memperkuat posisi brand klien-klien tersebut di pasar B2B maupun konsumen akhir.

Riset Lapangan untuk Presisi Target Pasar

Lebih dari sekadar agensi digital, Grapiku menerapkan pendekatan berbasis data dengan turun langsung melakukan riset lapangan di berbagai pasar hewan. Riset ini bertujuan untuk menganalisis market-fit secara akurat. Pada program riset ini, Grapiku secara khusus mendampingi KJUB Puspetasari (Nutrifeed) dan Fermenfeed untuk memastikan produk dan pesan promosi mereka relevan dengan kebutuhan peternak di akar rumput.

Peningkatan Kapasitas Tim Marketing (Training)

Guna memastikan keberlanjutan strategi digital di internal perusahaan, Grapiku turut mengambil peran sebagai trainer profesional. Melalui program pelatihan yang terstruktur, Grapiku berhasil meningkatkan kapasitas dan keterampilan adaptasi digital tim marketing dari PT Sreeya Sewu Indonesia, KJUB Puspetasari, dan Fermenfeed.

Inovasi Webinar di Tengah Pandemi COVID-19

Ketika pandemi membatasi interaksi fisik, Grapiku menginisiasi solusi adaptif melalui layanan manajemen webinar. Program ini berhasil menjembatani perusahaan dengan peternak dan masyarakat melalui kanal tanya jawab interaktif, dengan menggandeng praktisi dan akademisi dari kampus terkemuka seperti Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Brawijaya.

Program manajemen webinar ini sukses dilaksanakan untuk sederet perusahaan besar, di antaranya PT Sreeya Sewu Indonesia, KJUB Puspetasari, Fermenfeed, Bima Feed, dan Medion.

Kemitraan yang solid dan hasil yang terukur ini mendapatkan apresiasi langsung dari pihak penyelenggara program.

"Kami sangat berterima kasih atas kerja sama dan dedikasi tim Grapiku dalam mendukung kesuksesan program PRISMA. Hasil kerja yang diberikan sangat memuaskan dan benar-benar membantu percepatan adaptasi digital bagi mitra-mitra kami di sektor peternakan," ungkap Ibu Sri, selaku Konsultan AIP-PRISMA.

"Kolaborasi bersama AIP-PRISMA ini adalah bukti komitmen Grapiku dalam membawa transformasi digital yang nyata dan berdampak luas. Kami tidak hanya membuat desain atau membangun website, tetapi kami memastikan setiap strategi digital yang diimplementasikan memiliki pijakan data lapangan yang kuat dan mampu meningkatkan kesejahteraan para peternak di Indonesia."

Melalui kemitraan jangka panjang ini, Grapiku terus membuktikan diri sebagai agensi yang mumpuni dalam menangani digitalisasi di sektor-sektor esensial seperti feedmill, agrikultur dan peternakan.